Tampilkan postingan dengan label Diskusi Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diskusi Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2014

Cara Memandirikan Anak

Oleh : Ns. Heri Saputro

Menjadi orang tua bukan hal yang mudah. Semua orang tua menginginkan hal yang terbaik untuk anaknya, hingga terkadang sampai terlalu memanjakan anak tersebut walaupun dengan tujuan untuk kebaikan anak.
Berikut penulis mencoba mengulas beberapa hal cara memandirikan anak dari berbagai sumber:

  1. Ajarkan anak untuk tidak melemparkan kesalahan. Saat anak jatuh tersandung batu/kursi, jangan mengatakan "Batunya nakal" lalu memukul batu/kursi tersebut. Hal ini dapat membuat anak akan menyalahkan pada benda/orang lain dimasa depan.
  2. Biarkan anak bermain dengan bebas dan menjelajahi dunianya. Jangan melarang melakukan hal tersebut, dengan itu anak akan mendapatkan pengalaman eksplorasi untuk dirinya. Dengan melarang justru akan membuat anak semakin penasaran dan akan membahayakan sebab anak akan mencari pelarian yang salah dikemudian hari. Pengawasan sangat diperlukan, bukan melarang anak. Biarkan anak jatuh ditanah, tersiram air dan lain-lain, selama tidak membahayakan (jika lecet, basah, tidak terlalu membahayakan)
  3. Bila anak terlibat masalah di sekolah atau tempat bermain, ketahui dahulu penyebabnya, ditanyakan dahulu pada orang-orang yang terlibat atau melihat kejadian, jangan langsung menyalahkan atau membela anak.
  4. Jika anak mengalami kekecewaan, tidak perlu orang tua langsung bertindak, tunggu beberapa waktu, latih anak untuk menyelesaikan masalahnya. Jika anak terus murung barulah orang tua berusaha membantu mencari jalan keluar.
  5. Biarkan anak belajar dari kesalahannya. Saat anak lupa tugas sekolahnya, sebaiknya orang tua tidak langsung turun ikut membantu anak/mengambil alih tugas anak. Bisa jadi anak akan dihukum oleh gurunya, tapi hal itu akan menjadi pelajaran bagi anak, di masa depan, anak tidak akan lalai lagi.
  6. Jangan membuat mainan/barang sebagai alat untuk membuat anak kembali senang atau bahagia. Hal ini sulit, tetapi harus dilakukan. Orang tua biasanya tidak tega melihat air mata anak, tetapi jika anak kalah dalam sebuah kompetisi, jangan langsung membelikannya mainan atau barang yang anak sukai. Anak akan berfikir semua masalah bisa diselesaikan secara mudah dengan materi.
  7. Pelajari cara ibu-ibu zaman dahulu  merawat anak. Ibu-Ibu zaman dahulu tidak serta merta datang hanya karena anaknya diomeli/dimarahi gurunya. Anak harus belajar menghadapi setiap masalahnya.
  8. Ajari anak untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik terlebih dahulu. Jangan langsung mengadu ke orang tua. Katakan pada anak bahwa ibu dan ayah memang mencintai dan mendukungnya, namun anak juga harus bisa mencari jalan keluarnya sendiri.
  9. Sadarilah bahwa orang tua tidak selalu mampu mengubah keadaan. Jika anak terlambat bangun, apakah orang tua dapat mengundur jam masuk sekolah? Anak harus menghadapinya. Jadilah pendengar yang baik untuk anak, kadang anak tidak memerlukan bantuan orang tua. Anak hanya ingin punya orang yang selalu siap mendengarkan. Ternyata tindakan ini tanpa harus membuka mulut, tetapi sangat penting bagi anak. Berilah jalan keluar atau nasehat jika mereka meminta atau jika kita rasa saatnya memang tepat, selebihnya biarkan anak yang menanganinya.
  10. Jangan tergoda untuk selalu membantu anak atau mengendalikan kehidupannya. Ketika anak mengalami kesusahan, kelihatannya memang lebih mudah untuk langsung turun tangan dari pada membiarkannya belajar hikmah dari kejadian tersebut, tapi ketahuilah bahwa ini jauh lebih bermanfaat baginya dimasa depan. Anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang bijaksana. Ia akan mampu membedakan yang baik dan buruk.
  11. Sadarilah bahwa kita tidak mungkin menciptakan lingkungan yang benar-benar aman untuk anak kita. Orang tua tidak mungkin melindungi anak terus menerus. Jika kita terlalu sering melindungi anak, bisa-bisa anak menjadi kurang pergaulan dan tidak tahu apa-apa. Anak justru tidak bisa bersaing dengan anak lain.
  12. Sebagai orang tua memang harus melindungi anak, merawat anak, akan tetapi sadarilah diri orang tua sendiri juga haruslah dirawat. Bagaimana akan menolong dan membantu anak jika akhirnya orang tuanya menjadi sakit dan anak menjadi terabaikan.
  13. Selalu libatkan partisipasi keluarga lain, seperti Kakek, nenek atau paman anak dalam mendidik anak.

Semoga bermanfaat.
Share:

Jumat, 11 Januari 2013

Posisi Buang Air Besar (BAB)/Poop/Defekasi yang Benar

Mungkin kita tidak pernah memikiran tentang perkembangan jamban / toilet kita saat ini..
Saat kita di Mall Besar pasti sebagian orang baik dewasa atau anak-anak akan kebingungan dengan jamban yang modern saat ini..(Beda dengan saat tahun 90 an..hehe).
Jamban / Toilet yang lagi trend saat ini adalah toilet duduk, mengikuti negara negara bu le dan pak le. Sehingga mulai susah menemukan toilet jongkok (Leher Angsa) atau bahkan jamban cemplung.
Seiring dengan itu banyak masalah muncul terkait dengan posisi tersebut, mulai dari lamanya waktu BAB, Konstipasi sampai hemoroid bisa muncul


Lalu Bagaimana Cara BAB yang benar?
Stanford University telah mengungkapkan sebuah studi baru yang mengatakan bahwa Jongkok adalah cara yang tepat dan disarankan untuk BAB. Tapi yang mengejutkan lagi adalah bahwa penelitian ini bukanlah hal yang baru. Menurut Henry L. Bockus pada Sebuah Buku Teks berjudul Gastroenterology :
"The ideal posture for defecation is the squatting position, with the thighs flexed upon the abdomen. In this way the capacity of the abdominal cavity is greatly diminished and intra-abdominal pressure increased, thus encouraging expulsion ...".
Atau yang bahasa indonesianya kurang lebih seperti ini 
"Posisi ideal pada saat defekasi (BAB) adalah posisi jongkok, dengan paha tertekuk di depan perut. Dengan cara ini kapasitas rongga perut akan sangat berkurang dan tekanan intrabdominal akan meningkat, sehingga mendorong pengeluaran feses..."
Alasannya adalah karena otot puorectalis.
Otot ini bertindak sebagai penahan rektum dan mempertahankan agar tetap pada posisinya. Ketika kita duduk di toilet, tahanan pada rektum akan mengendur, tetapi hanya sebagian saja. Berbeda halnya pada saat kita jongkok, otot tersebut akan benar-benar relax sehigga mempermudah pengeluaran feses dari usus kita.

Jadi kesimpulannya posisi yang paling aman dan nyaman adalah
Selain Aman dan Nyaman  Posisi jongkok juga dapat menghemat waktu Buang Air Besar / Poop.
Dengan jongkok posisi rektum akan menjadi tegak lurus ke arah bawah sehingga akan memudahkan keluarnya feses.
Untuk lebih jelas bisa dilihat pada gambar
atau dilihat pada video dibawah ini..





Nah jika WC/Toilet Kita sudah terlanjur menggunakan Toilet Duduk kita bisa mengakalinya, Kita bisa membuat papan pijakan sendiri atau membeli produk komersialnya seperti di bawah ini
Atau bisa seperti ini:











Jadi dengan bantuan alat tersebut maka posisi Buang Air Besar / poop kita akan menjadi seperti ini..











Untuk lebih jelas lagi, anda bisa melihat penjelasan pada video dibawah ini...
Jadi sekarang...apa yang anda pikirkan??
Masih bertahan dengan toilet duduk ataukah mengggantinya atau langsung beralih ke toilet jongkok..
Selanjutnya silahkan anda yang memilih..
Share:

Jumat, 16 November 2012

Nutrisi Otak ada di Makanan yang Tepat

Otak merupakan orgaan vital yang ada dalam tubuh kita..
Bisa dibayangkan wajah cantik, wajah ganteng tapi daya otaknya lemot..
Berikut ada 6 jenis makanan/buah yang telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan otak kita.
Walnuts (Kenari)
Jika kita melihat bentuknya sangat kecil tapi sangat bagus isinya..itu menggambarkan otak kita..
Kenari mengandung jumlah tinggi antioksidan, yang beberapa peneliti mengatakan mungkin memerangi kerusakan DNA sel-sel otak 'yang disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh kita.
Dan Sebuah Penelitian pada tahun 2010 pada Konferensi Internasional tentang Penyakit Alzheimer melaporkan bahwa pada hewan uji coba (Tikus) menunjukkan koordinasi belajar, memori dan motorik Alzheimer membaik setelah diberi makan Kenari.

Wortel
Selama Ini wortel banyak dikenal bagus untuk mata karena Vitamin A..ternyata wortel juga bagus untuk otak kita. Wortel Memiliki senyawa yang disebut Luteolin yang dapat mengurngi defisit memori yang berhubungan dengan usia dan peradangan otak.
Selain wortel Minyak Zaitun, Paprika dan Seledri juga tinggi akan Luteolin.

Berries
Salah satu studi, diterbitkan pada 2010 dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, menemukan bahwa setelah 12 minggu suplemen harian jus blueberry liar, sembilan orang dewasa yang lebih tua yang telah mulai mengalami masalah memori sedikit menunjukkan pembelajaran yang lebih baik dan kemampuan ingatan daripada kelompok serupa dewasa yang tidak mengkonsumsi suplemen ini. Kelompok blueberry juga menunjukkan gejala pengurangan depresi.

Dalam sebuah laporan tahun 2009 di Journal of Nutrition, para peneliti mengatakan bahwa mereka memeriksa sebuah kelompok studi yang menunjukkan buah-buahan seperti blueberry dan stroberi, yang tinggi antioksidan, dapat menurunkan jenis stres dalam sel yang berkaitan dengan penuaan dan meningkatkan kemampuan sinyal dalam otak. Dalam salah satu studi, peneliti menggunakan tikus pada diet dilengkapi dengan ekstrak blueberry dan strawberry (sebesar 2 persen dari diet mereka) selama sembilan bulan. Tikus ini memiliki keterampilan Spasial yang lebih baik dan memori dibandingkan tikus tidak diberi suplemen.


Ikan
Ikan mengandung Omega 3 Asam Lemak yang membantu memperlambat penurunan kognitif karena faktor usia. Ikan juga mengandung Vitamin B12 yang dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer. Pada sebuah studi tahun 2005 dalam jurnal Neurology menemukan bahwa 65 Orang mengkonsumsi dua porsi ikan dalam seminggu selama 6 tahun mengalami penurunan 13 % dari penurunan kognitif dibandingkan orang yang tidak mengkonsumsi ikan secara teratur, serta orang yang mengkonsumsi ikan dalam seminggu memiliki penurunan 10 % dari masalah kognitif mereka.


Kopi dan Teh
Tidak salah banyak orang tua dahulu suka mengkonsumsi kopi, ternyata kopi dapat mencegah terjadinya Alzheimer dan dapat meningkatkan fungsi kognitif.
Dalam Studi Yang dikepalai oleh DR Chuanhai Cao dari Universitas Florida Selatan, disebutkan bahwa kelompok paruh baya dengan tanda gangguan memori ringan yang rutin meminum kopi sekitar tiga cangkir perhari, tidak akan masuk ke tahap Alzheimer atau paling tidak mengalami penundaan yang signifikan.
Teh Menunjukkan efek perlindungan pada otak. Peminum teh mempunyai memori yang baik dibandingkan yang tidak meminum teh. (Studi di tahun 2010 dari 716 orang dewasa  dan 55 lanjut usia di Cina)
Tapi yang teh hangat ya supaya sesuai dengan suhu dalam tubuh (Dingin akan menyebabkan Vasokontriksi/Penyempitan pembuluh tubuh)

Bayam
Ingat Popeye si Pelaut yang hobi makan Bayam..ternyata itu sebuah pelajaran yang berharga..walau bukan untuk kekuatan, disini bayam banyak mengandung vitamin C dan Vitamin E yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif
Sebuah Studi di tahun 2000 an..di Jurnal Gerontology yang dilakukan pada hewan uji coba (tikus) ternyata dapat meningkatkan 500-900 % jaringan di Otak, selain itu pada penelitian disimpulkan pula bahwa hewan uji coba yang sudah tua dan mengalami penurunan memori dapat memperbaiki memori yang mulai menurun akibat proses penuaan..

Share:

Rabu, 07 November 2012

Hidup Sehat, Tubuh Kuat dengan Jantung Sehat

Wah...setelah sekian lama mengelola blog LitBang sampai lupa ngurus blog sendiri...
Sebelumnya telah dibahas tentang Efek dari pijatan pada Os Sakrum..
Sekarang akan kita coba bahas tentang Pompa Jantung..
Sebagaimana kita ketahui, jantung kita dalam 1 menit memompa sebanyak 60-100 kali..
Hal yang luar biasa..tanpa henti memompa walaupun kita sedang tidur, tetap memompa sebanyak 60-100 kali/menit.

 Apa yang terjadi seandainya lebih dari 100 kali/menit???

Penyakit jantung pun akan mengintai kita..
Pernahkah anda fitness??
Apa yang terjadi apabila otot anda digerakkan terus menerus dengan beban berlebih..???
Sama halnya dengan otot jantung kita, dengan bertambah besarnya otot jantung kita maka daya/ruang tampung didalam jantung ikut berkurang..
Akibatnya jantung akan lebih cepat lagi memompa untuk bisa memenuhi kebutuhan tubuh kita. Maka tidak lagi memompa 100 kali/menit, bisa jadi memompa 130 kali/menit..
Awalnya tubuh masih bisa berkompensasi untuk hal tersebut, tapi lama kelamaan, jantung kita pun pasti mengalami kelelahan yang banyak dikenal dengan payah jantung atau dikenal juga gagal jantung (Ventrikel Jantung mengalami kegagalan dalam memompa darah).
Selain itu hipertensi juga mulai mengintai kita dengan denyut jantung yang semakin besar tadi.

Kira-kira faktor apa saja yang bisa menyebabkan Jantung Memompa Lebih Cepat tadi???

Faktor yang paling sering adalah stress dan emosi..
Mengapa demikian....
Pasti Anda Semua pernah marahkan??
Denyut jantung akan menjadi lebih cepat, semakin kita sering marah, semakin terbiasa pula jantung kita memompa darah dengan cepat dan jumlahnya banyak..(Jadi penting tuh menahan emosi supaya jantung dalam keadaan stabil/60-100 kali/menit)

Obat-obatan juga menjadi faktor pencetus hal ini..
Anda pasti sering mendengar obat kuat (baik obat kuat dalam hal stamina atau obat kuat dalam hal hubungan seksual)
Obat ini juga meningkatkan kerja jantung, agar jantung lebih cepat memompa darah keseluruh tubuh yang akan membuat tubuh kita lebih segar n kuat karena banyaknya suplai darah yang mengalir, akan tetapi dilain sisi, efeknya juga membahayakan untuk jantung, jantung akan terbiasa berdetak lebih kencang dan akhirnya terbiasa dan terbiasa..dan jadi besar otot jantung lalu sempit ruang jantung lalu ya kembali kepemaparan diatas tadi tuh..(Jadi untuk tubuh yang segar dan kuat cukup dengan istirahat dan makan yang cukup, tidak perlu menggunakan suplemen kecuali karena suatu indikasi)

Obesitas juga menjadi faktor pencetus dari masalah ini..
Dengan bertambahnya lemak dalam tubuh seseorang maka ruang gerak dari jantung juga semakin terbatas..mengakibatkan jantung berdetak lebih cepat lagi untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang kurang memadai akibat daya pompa jantung yang berkurang.

Kemudian Ada lagi yang bertanya...
Bagaimana dengan saat kita berolah raga??
Bukannya jantung kita juga berdetak lebih cepat...apa bisa menyebabkan hal diatas tadi...

Hehehe...itu akan kita bahas pada topik selanjutnya ya..
Oke..



Silahkan beri komentar yang positif dan membangun ya..
Tq
Share:

Jumat, 19 Oktober 2012

Efek Pijatan di Tulang Sakrum Pada Nyeri Ibu Inpartu

Tanggal 25 September 2012 merupakan hari yang membahagiakan bagi kami, akhirnya putra pertama kami telah lahir. Bersamaan dengan itu pula pegal pada tangan sirna..
Mulai Pagi, siang sampai jam 9 malam memijat punggung bagian bawah istri..
Satu tangan diremas karena kesakitan sedangkan tangan satunya memijat tulang antara lumbal bawah dengan sakrum (tepatnya sedikit kearah atas dari pantat atau sejajar dengan tulang panggul)
Ternyata benar adanya, dengan memijat pada wilayah sakrum dapat meminimalkan nyeri pada saat kontraksi muncul.
Banyaknya serabut syaraf yang ada disana merupakan salah satu pencetus kurangnya nyeri saat dilakukan masase (pijat) pada daerah tulang belakang. Selain itu dengan adanya rasa nyaman karena pijatan akan memunculkan hormon endorphin yang dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada nyeri tersebut.
Dikarenakan penekanan janin itu dibagian lumbal bawah, sakrum dan kearah koksigis jadi rasa nyeri juga muncul diwilayah tersebut. Nah dengan dilakukan massase pada wilayah tersebut maka rasa nyeri dapat diminimalisir.
Yaah walaupun lumayan pegal tangan, tapi lumayan menghilangkan nyeri saat kontraksi muncul, walaupun tetap dengan menggabungkan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi.
Share:

Minggu, 16 September 2012

Kondisi Anak Indonesia Kita


Miris banget saat mendapat broadcast dari temen, awalnya tidak percaya lalu buktiin sendiri dengan membuka link republika. Membandingkan dengan fenomena yang terjadi, saat ini anak yang akan memasuki sekolah diwajibkan telah bisa membaca dan menulis secara minimalis serta ada yang membuat tes masuk sekolah dasar seperti mencari kerja, ada wawancara dan test tulis.
Padahal jika kita lihat dari segi perkembangan anak (menurut sigmun freud), kepribadian sebagian besar kepribadian dibentuk pada usia lima tahun. itu sebabnya mengapa usia lima tahun pada anak banyak disebut "Gold Period". Awal perkembangan ini (Usia 0 - 5 tahun anak) berpengaruh besar dalam pembentukan kepribadian dan terus mempengaruhi perilaku anak dikemudian hari.
Melihat di republika, balita sudah banyak yang diajari membaca, menulis dan berhitung (calistung) dan orang tua merasa bangga apabila melihat anaknya saat masih kecil sudah bisa calistung.
Hal ini sangat bertentangan dengan teori perkembangan anak. Saat usia Todler (1-3 tahun) ataupun usia prasekolah (3-6 tahun) kebanyakan mereka adalah ingin bermain, jika usia tersebut sudah dimasukkan pembelajaran membaca, menulis dan berhitung (calistung) maka kesempatan anak untuk bermain akan berkurang, serta anak juga akan dipaksa untuk berfikir lebih ekstra dari pada bermain.
Saya sangat setuju sekali dengan kebijaksanaan pemerintah tentang hal ini sudah membuat peraturan pemerintah no. 17 tahun 2010 pasal 69 dan pasal 70. Dalam Peraturan pemerintah tersebut diatur untuk masuk Sekolah Dasar (SD) atau sederajat tidak didasarkan pada tes baca, tulis, hitung atau tes lainya. Jadi tidak ada alasan bagi pihak penyelenggara pendidikaan untuk menggelar tes masuk bagi calon peserta didiknya.
Tes masuk baca, tulis, hitung (calistung) semestinya dilakukan untuk mengetahui metode yang akan diambil oleh tim pengajar saat anak masuk sekolah, bukan untuk menentukan lulus atau tidak anak tersebut masuk dalam suatu sekolah dasar.
Kita hanya bisa berharap semoga pihak penyelenggara pendidikan dan masyarakat tahu tentang ini semua dan mulai mendidik anak dengan bijak. Anak pandai bukan hanya dilihat dari intelektualnya (IQ) saja, melainkan Emosionalnya (EQ) juga dipertimbangkan.


Share:

Sample Text

Copyright © Sharing and Health Education | Powered by Blogger